Inisiatif Pelatihan-para-Pelatih (Train-the-trainer) dalam pemakaian respirator

Proyek HIVE dan IVHHN memiliki inisiatif ‘pelatihan-para-pelatih (train-the trainer)’ yang dilaksanakan bekerjasama dengan Masyarakat Internasional untuk Perlindungan Pernapasan (ISRP). Tujuannya adalah untuk melatih sebanyak mungkin orang mengenai cara mengenakan masker wajah (karena pemakaian yang tepat akan memaksimalkan tingkat perlindungan). Pada bulan Januari 2019, kami telah melatih 73 perwakilan berbagai lembaga di Yogyakarta, Indonesia. Mereka kini akan mengembangkan pelatihan kepada masyarakat, sehingga harapannya ribuan orang akan dilatih mengenai cara pemakaian masker wajah yang benar. Mohon hubungi kami mengenai rencana pelatihan yang akan Anda laksanakan ke depan.

Jika Anda ingin menginisiasi pelatihan di komunitas Anda, silahkan gunakan alat bantu berikut:

PowerPoint Pelatihan-para-Pelatih Bahasa Inggris Bahasa Indonesia
Lembar observasi pemakaian masker Pelatihan-para-Pelatih Bahasa Inggris Bahasa Indonesia
Leaflet IVHHN mengenai penggunaan masker wajah Bahasa Inggris Bahasa Indonesia
Video IVHHN mengenai cara mengenakan masker wajah Bahasa Inggris Bahasa Indonesia

Pelatih diharapkan:

  1. Menyampaikan presentasi PowerPoint;
  2. Mendemonstrasikan bagaimana cara mengenakan masker;
  3. Mendemonstrasikan bagaimana cara mengenakan masker, untuk kedua kali, di saat yang bersamaan peserta pelatihan mengikuti langkah demi langkah. Asisten dapat membantu, untuk memeriksa bahwa peserta pelatihan telah mengenakan dengan benar;
  4. Bagi peserta pelatihan agar bekerja berpasangan. Pasangan peserta dibagi ke dalam pelatih dan peserta pelatihan. Orang yang berpura-pura menjadi ‘pelatih’ mengenakan masker, menyampaikan kepada ‘peserta pelatihan’ mengenai prosedurnya. Orang yang berpura-pura menjadi ‘peserta pelatihan’ memberikan penilaian seberapa baik ‘pelatih’ menyampaikannya dengan menggunakan lembar observasi pemakaian masker. Kemudian tukar posisi – dimana orang yang sebelumnya menjadi pelatih kini menjadi peserta pelatihan. Ulang langkah-langkah sebelumnya. Sekali lagi, asisten pelatihan hendaknya membantu memeriksa bahwa para peserta belajar dengan benar
  5. Di akhir sesi pelatihan, pelatih hendaknya menanyakan kepada para peserta komitmen mereka untuk melatih orang lain. Mereka diharapkan melaporkan kegiatan pelatihan baru kepada pelatih, yang kemudian akan menyampaikan seluruh kegiatan kepada IVHHN (melalui PMI DIY Yogyakarta (Pak Arif Rianto), jika di Indonesia). Satu kali sesi pelatihan akan berlangsung selama 1 – 1,5 jam.